Sabtu, 03 Januari 2015

DANAU RANAU [PART 1]




Danau Ranau Dilihat dari Wisma Pusri (Oku Selatan)
Kali ini saya akan mereview salah satu tempat wisata yang paling tersohor di Lampung dan Sumsel dan juga konon katanya orang yang tinggal di lampung belum bisa jadi orang lampung sebelum kesini,dimanakah itu ? Dimana lagi kalau bukan di DANAU RANAU.Kenapa Danau Ranau? Karena Danau ini sering disebut di berbagai aspek di lampung contohnya lagu dan nama jalan (info penting)

Kebetulan karena saya bersama tim wonderfulampung baru saja selesai uts dan juga penasaran ,akhirnya kami pun memutuskan untuk pergi ke tempat yang sejuk dan indah untuk menenangkan fikiran dari segala problema kehidupan yang ada.Untuk mencapai danau ranau dari bandarlampung 2 ada pilihan yaitu melalui lintas barat maupun tengah,namun jika melewati lintas barat tentu akan memakan waktu yang lebih lama.Untuk lintas timur sendiri ditempuh dengan jarak 274km atau sekitar 7jam perjalanan.

Perjalanan kami dimulai di hari jumat sore pk 16.00 WIB melewati Natar-Tegineneng-Bandar Jaya-Kotabumi,Untuk jalannya sendiri hanya ditemui sedikit kerusakan terutama di daerah Tegineneng dan Kemacetan di Bandar Jaya .Setelah sampai di Kotabumi pada pk 19.00 WIB kami mencari tempat penginapan dengan harga standar (maklum lah mahasiswa),akhirnya setelah keliling kotabumi selama 45menit kami memutuskan untuk menginap di Hotel Cahaya (tapi kondisinya gelap) dengan harga sewa kamar disini dimulai dari 150k (dengan fasilitas 2 kasur,kamar mandi,lemari) sampai 300k (fasilitas 2kasur,tv,ac,kamar mandi,lemari) selain itu parkiran untuk kendaraan disini juga sangat luas dan bisa ditaruh di depan kamar+ada pos satpam di pintu masuk,jadi lumayan aman di hotel ini.
Kondisi kamar Hotel + Dapat Sarapan


Keesokan paginya kami langsung melanjutkan perjalanan dari Kotabumi menuju Danau Ranau yaitu rutenya melewati Abung-Bukit Kemuning-Liwa-Danau Ranau,untuk jalannya sendiri disini cukup bagus karena saya jarang menemui ada lubang di jalan,namun jalan dari bukit kemuning-liwa sangat berbahaya bagi supir (amatir) itu karena jalannya “njelimet” alias belok sana belok sini dan lebar jalannya pun sangat sempit sehingga diperlukan kehati-hatian dalam berkendara disini.Tiba di Liwa pada pukul 11.00WIB pemberhentian kedua kami pun dilakukan di Liwa,karena saya sudah lelah menyupir (kebetulan saya supir tunggal dalam perjalanan ini) kami berhenti di sebuah mini market (baca=ind*maret) untuk membeli makanan ringan dan minuman.Saya sendiri mencari kopi biar tidak ngantuk pas perjalanan nanti,tapi anehnya disini gak ada kopi,ketika saya bertanya sama penjaganya dia cuman senyum + bilang “disini mah orang udah bosen minum kopi mas “ lalu saya cuman bisa tersenyum sambil berjalan keluar dengan memandang langit sambil berdoa supaya diberi kekuatan biar diberi kekuatan ekstra biar tidak mengantuk.

Lanjut perjalanan kami pun melewati Kota Liwa yang sejuk (sumpah emang sejuk) dan berhenti di rumah makan yang “aneh” kenapa aneh ? karena cuaca di luar sedikit panas tapi di dalam dingin sedingin-dinginnya padahal gak pake ac.Ke-anehan kedua yaitu harganya yang dikategorikan mahal untuk warung makan “kecil” nasi ayam dihargai 18k disini :D Mahal gak tuh?relatif sebenarnya... (biasa makan di unila 11k),dan info yang kami dapat dari pemilik rumah makan ini waktu tempuh dari liwa ke Ranau sekitar 1jam perjalanan lagi. 

Jalan lagi dari Liwa ternyata jalannya seperti hubungan percintaan remaja (manis di awal pahit di akhir) parahnya lagi banyak titik jalan yang longsor dan berhadapan langsung dengan tebing + ditemani hujan deras*Fix disini saya cuman bisa berdoa*.
Perjalanan menuju danau ranau di Oku Selatan ini sangat menyenangkan karena kita bisa langsung lihat gunung seminung dari pinggir jalan

Keindahan Danau Ranau

Jalan di Pinggir Danau Tanpa pembatas jalan
 Melewati jalanan berliku nan tajam disertai pemandangan Eksoti akhirnya kami tiba pada destinasi pertama kami yaitu Waterboom Danau Ranau.Lokasi waterboom ini sendiri cukup jauh dari  penginapan wisma pusri sekitar 45menit dan dengan medan yang lebih menantang .
Kolam Renang dengan Latar Belakang Gunung Seminung




Andri+Reski
Bersantai di pinggir kolam
 
Ini dia mini Waterboomnya ! gak mau pulang rasanya




 Untuk biaya masuk dikenakan 15k/orang serta 10k untuk sewa ban untuk bermain waterboom.Fasilitasnya pun cukup baik seperti toilet,ruang ganti,pondokan serta ada kantin yang menyediakan makanan dan minuman serta kotak p3k (sumber:penjaga waterboom).

Sepenglihatan saya walaupun waterboom ini sudah dibuka dari tahun 2013 namun masih belum sepenuhnya rampung karena di berbagai sudut masih dilakukan pembangunan seperti cottage dan penginapan yang akan selesai pengerjaannya pertengahan 2015.


next lanjut di Danau Ranau Part 2












4 komentar: